Sunday, May 27, 2007

AMALAN UNTUK KELAPANGAN REJEKI DAN MENGATASI KESULITAN

Terdapat ayat yang diberkahi di bawah ini:

Wa man yattaqillaaha yaj ‘allahu makhrajaa, wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasib, waman yatawakkal ‘alallaahi fahuwa hasbuh, innallaaha baalighu amrihi qad ja ‘alallaahu likulli syai’in qadraa.

Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rejeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu (QS 65:2-3).

Bacalah ayat ini setiap hari selasa; sebelumnya bacalah shalawat kepada Nabi Muhammad saw 3 kali, dan setelahnya baca pula shalawat 3 kali.

Al-Syirwani menyebutkan cara lain dalam mengamalkan ayat di atas. Amalannya: Mulai pada hari Kamis, atau Jumat, atau Senin, berwudhulah sebelum membaca ayat ini. Shalatlah 2 rakaat dan bershalawatlah kepada Nabi Muhammad saw dan keluarganya, 100 kali. Selanjutnya bacalah ayat tadi sebanyak 159 kali. Begitu seterusnya sampai 40 hari berturut-turut. Pada hari terakhir, bacalah ayat tadi 188 kali. Lakukan semua ini ba’da shalat shubuh.

Sebagian ulama menganjurkan: Sebaiknya amalan ini dilakukan di tempat yang sepi dari kesibukan, pendoa tidak perlu bicara kepada siapa pun, tidak menoleh ke belakang. Pada akhir amalan, yakni setelah 40 hari, baca juga shalawat kepada Nabi Muhammad saw dan keluarga sucinya sebanyak 100 kali.

Anda bisa memilih amalan mana yang paling sesuai dengan Anda.

SELAMAT MENCOBA,

SEMOGA BERMANFAAT!!!

2 comments:

  1. Salam
    Bung Syahril, menurut saya ada cara yg lebih mudah yaitu shodaqah ( cara ini anda lebih mudah menemukan dalil syar'i di hadis , karena bagaimanapun cara yg di tuntunkan oleh Nabi saw lebih mengena di hati org2 yg berhati-hati dlm masalah ibadah).
    Thx. Amin Syamsuddin.

    ReplyDelete
  2. Salam,

    Terima kasih banyak atas masukannya.

    Memang benar yang Pak Amin katakan tentang bersedekah itu, dan setahu saya, saya pun telah memposting tentang sedekah itu di blog saya yang diulas dalam bentuk cerita. Pak Amin dapat melihatnya di sini.

    Ada pun amalan yang saya berikan juga saya ambil dari tuntunan Nabi Muhammad saw dan keluarganya, yang diriwayatkan oleh sebagian besar periwayat hadis. Dan amalan ini bukan berarti meniadakan amalan tentang sedekah dan keutamaannya. Amalan ini mirip dengan melantunkan zikir kepada Allah, dan zikir yang dilantunkan itu pun diambil dari ayat Allah sendiri di dalam Al-Qur'an surat 65:2-3 (Silahkan dicek kebenaran ayatnya).
    Dan tidak ada paksaan sedikit pun kepada siapa pun untuk harus mengamalkan amalan tersebut. Semuanya terserah dari para pembaca, karena rahmat Allah senantiasa tercurahkan bagi siapa pun, terlepas melakukan amalan tersebut atau tidak.

    Tapi biar bagaimana pun, saya berterima kasih atas masukkannya.

    Senang berkenalan dengan Anda

    Salam,
    syahril
    http://syahril-ril.blogspot.com

    ReplyDelete